Berita

Ustadz Zaitun Ajak Syukuri Nikmat Kemerdekaan dengan Dua Hal Ini

Luwuk.today- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin mengajak untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan menegakkan keadilan, menghilangkan kedzaliman, serta pembangunan jiwa bangsa.               

Hal itu disaapaikan Ustadz Zaitun Rasmin (UZR) pada Tabligh Akbar yang digelar secara virtual pada Selasa (17/08/2021) dengan tema ‘’Bakti dan Setia Untuk Indonesia untuk  Indonesia Tercinta”.

Sebab menurutnya kemerdekaan Indonesia yang hari ini berusia 76 tahun merupakan rahmat Allah yang patut disyukuri.

“Ini benar-benar rahmat dari Allah yang diakui oleh hati orang-orang beriman dan diabadikan dalam konstitusi, pada tempat tertinggi di konstitusi itu, yaitu di Pembukaan (Pembukaan UUD 45)”, jelasnya.

Walau ada perjuangan untuk meraih kemerdekaan, namun kata UZR kemenangan dan kemerdekaan itu tetap saja adalah hadiah dari Allah.

“Hari ini kita ingin mempertebal rasa syukur itu dengan selalu menjaga ketersambungan kita dengan Allah melalui ibadah dan amal-amal shalih”, imbaunya.

Kesyukuran itu kata Sekeretaris Dewan Pertimbangan MUI ini bermakna menjaga, mempertahankan, dan mengisinya Sebagaimana dikehendaki Sang Pemberi nikmat, Allah Ta’ala.  

Negeri yang merdeka jelas dia adalah negeri yang anak-anak bangsanya dapat benar-benar meraih kemerdekaan itu. Yakni terbebas dari kezhaliman dan penjajahan.

Di dalam negeri itu tegak keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran

“Mari hilangkan kezhaliman”, imbaunya.

Menghilangkan kezhaliman tesebut  harus  dimulai dari diri  sendiri dengan tidak mengekang kebebasan orang lain dan menghilangkan keangkaramurkaan.

Selain itu Mantan Wasekjen MUI ini juga mengajak untuk mesnyukuri kemeredakaan dengan membangun jiwa dan raga anak bangsa melalui pendidikan.  

“Ini adalah jalan untuk mensyukuri kemerdekaan adalah membangu negeri ini ,membangun jiwa dan raganya, kita sebagai anak bangsa harus siap melakasannya”, terangnya.

Menurutnya pengisian kemerdekaan dengan membangun  jiiwa dan badannya bagian dari perintah kepada orang beriman untuk memakmurkan bumi ini.

“Maka dari itu kita orang Islam yang merupakan komponen terbesar bagi negeri ini harus mengambil peran besar dalam membangun negeri ini”, tegasnya.

“Kita bertekad membangun negeri ini dengan pembangunan yang sebnenranya yang melipti membangun jiwa dan raganya”, pungkasnya.[]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button