Luwuk

Tingkatkan Kewaspadaan, Transmisi Lokal Covid-19 di Kabupaten Banggai

Luwuk.Today, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banggai menggelar acara Sosialisasi Peningkatan Kewaspadaan Transmisi Lokal Penyebaran Covid-19 bekerjasama dengan JOB Tomori, bertempat di Halaman kantor PWI Banggai, kamis (11/2/2021).

Penularan Covid-19 melalui transmisi lokal di Kabupaten Banggai semakin mengkhawatirkan hal itu disampaikan juru bicara gugus tugas covid-19 kabupaten banggai ibu Nurmasita Datu Adam pada kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kewaspadaan Transmisi Lokal.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker, disediakannya cairan disinfektan dan selalu jaga jarak.

Pada kesempatan itu, Nurmasita Datu Adam menjelaskan bahwa saat ini jumlah kasus yang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Banggai sudah mencapai 1.060 kasus.

Menurutnya, “penyebaran Covid-19 di Banggai sudah masuk kategori transmisi lokal atau penyebaran dari orang ke orang sejak 6 Agustus 2020 lalu” kata Nurmasita.

Lanjut Nurmasita, Peningkatan signifikan penyebaran covid-19 terjadi di bulan Oktober 2020 dimana banyak bermunculan klaster-klaster baru, ini disebabkan faktor longgarnya penerapan protokol kesehatan yang belum mampu dilaksanakan didaerah. meskipun upaya Gugus tugas kabupaten Banggai bersama TNI-Polri telah cukup maksimal melakukan sosialisasi penerapan Prokes dimasyarakat.

Secara Provinsi kita di Kabupaten Banggai masuk kategori zona merah dengan wilayah tertinggi penyebaran covid-19 terjadi di Kecamatan Luwuk, kecamatan luwuk selatan, luwuk utara, dan toili.

“Tentunya kesadaran kita semua sangat diharapkan agar bisa mensosialisasikan penerapan prokes ke masyarakat sehingga dapat menghentikan penyebaran covid-19 di Kabupaten Banggai” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua PWI Banggai Iskandar Djiada, Juru bicara Covid-19 Kabupaten Banggai Nurmasita Datu Adam, Lurah Bungin Muhtar Kantu dan Perwakilan JOB Tamori Hidayat Manoarfa. (LT)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Ad Bloker untuk bisa membaca berita