Berita UtamaLuwuk

Target 5 November 2019 Tidak Ada Lagi Pemadaman Listrik di Kabupaten Banggai

Foto Foto: Mobil penggangkut mesin disel 1000Kwh tiba di PLTD Luwuk.
Foto: Mobil penggangkut mesin disel 1000Kwh tiba di PLTD Luwuk/ eky

Luwuk.today, Luwuk – Pemadaman listrik secara bergilir yang berlangaung beberapa pekan, membuat Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kabupaten Banggai menggambil langkah cepat.

Hal itu, terlihat pihak perusahaan BUMN memesan dan telah menerima dua unit alat penampung listrik dengan daya yang cukup besar.

“2 (dua-red) Unit Mesin kekuatan 1000kwh/mesin sudah masuk di kab.banggai, mesin dari daerah kolaka total ada 4 unit mesin , 6 mobil lagi sudah di Perbatasan Balingara,” ucap icuk (bagian perancanaan PLN UPT 3 Luwuk) kepada wartawan Luwuk.Today di PLTD Luwuk, Jumat (01/11/19).




Saat ini, menurut dia, pemasangan alat sedang berlangsung. Meski memiliki kendala pihaknya tak akan mempengaruhi target penyelesaian pemasangan yang telah ditentukan yaitu pada 5 November 2019.

pemasangan terkendala dengan cren yang lagi bermasalah, “Pihak jasa cren masi terus berusaha untuk bisa menyelesaikan kerusakan tersebut, kalau belum ada tanda kebaikan terhadap cren tersebut, pihak jasa cren akan segera mencari alternatif lainnya,” terang dia.

Foto crane yang di sewa PLN UP3 Luwuk mengalami kerusakan
Crane yang di sewa PLN UP3 Luwuk mengalami kerusakan. Foto : Ekky/Luwuk Today

“Semua team pemasangan diturunkan dari toili,ampana bangkep dan balut untuk pemasangan alat tersebut,” tambah dia.

Oleh sebab itu, ia meminta pada masyarakat Banggai untuk bersabar dan memahami persoalan yang di hadapi PLN benerapa pekan ini.

“Kami juga meminta doa restu agar pekerjaan berjalan dengan Lancar,” tukas dia.

Sebelumnya diketahui pemadaman listrik bergilir beberpa pekan yang lalu dikarenakan kurangnya debit air dan rusaknya beberpa Alat pembangkit listrik. (Eky/luwuktoday´╝ë

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close