Nasional

Seskab Larang Presiden Berkunjung ke Kediri, Pengamat: Bukti Banyak Pejabat Masih Percaya Klenik

Foto Seskab Larang Presiden Berkunjung ke Kediri, Pengamat: Bukti Banyak Pejabat Masih Percaya Klenik, Ujang Komaruddin/ sumber foto: line
Seskretaris kabinet Larang Presiden Berkunjung ke Kediri, Pengamat: Bukti Banyak Pejabat Masih Percaya Klenik, Ujang Komaruddin/ sumber foto: line

Luwuk.today,- Pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung yang sempat melarang Presiden Joko Widodo berkunjung ke Kota Kediri, Jawa Timur, karena ditakutkan berpengaruh pada kekuasaan sang presiden, memperlihatkan bahwa para pejabat negara masih percaya pada klenik.

Demikian disampaikan Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin kepada wartawanm, Senin, (17/2/20).

Haji Plus Tanpa Antri Langsung Berangkat 2025 dan GRATIS Umrah 6 Hari

“Itu bukti bahwa banyak para pejabat yang masih percaya klenik,” ujarnya.

Menurut dia, sebagai pejabat negara Pramono tak perlu berfikir negatif. Apalagi, politisi PDIP tersebut merupakan orang yang berpendidikan tinggi.

“Walaupun dari kampus ITB dan lain-lain itu tak menjamin pejabat tak percaya klenik,” tuturnya.

Seharusnya lanjut Dosen Universitas Al-Azhar Indonesia, pejabat negara tak mempunyai pikiran buruk. Karena, Presiden dipilih oleh rakyat, sehingga, tidak mungkin rakyat melakukan hal yang buruk.

“Harusnya perilaku terhadap klenik harus dihindari. Karena itu perilaku musyrik,” jelasnya.

Ujang memahami bahwa para pejabat di Indonesia memang masih banyak yang percaya pada hal-hal mistis alias klenik, karena dalam kontestasi politik, seperti Pilpres, Pileg, atau pun Pilkada, dukun-dukun banyak didatangi oleh para kontestan dan para pendukungnya.

“Masyarakat Indonesia ini masih banyak abangan dan kejawen, makanya klenik menimpa pada masyarakat dan pejabat,” tutupnya.[latoki]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button