Luwuk

Satu Warga Bangkep Positif Corona Bakal Dirujuk Ke Luwuk? Warga : Jangan Buat Luwuk Jadi Zona Merah

Foto Percakapan di grup WhatsApp yang viral dibagikan antar grup menyebutkan adanya warga positif Corona di Bangkep.
Percakapan di grup WhatsApp yang viral dibagikan antar grup menyebutkan adanya warga positif Corona di Bangkep. Foto: Net

Luwuk Today, Luwuk – Warga Bangkep positif Corona, Hasil uji Swab Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Rabu (6/6/2020) menunjukkan adanya sampel positif Covid-19 dari warga wilayah Bangkep. Sampel tersebut telah diterima pada 4 Mei 2020.

Pesan berantai yang masuk di berbagai grup WhatsApp mendapatkan banyak tanggapan, pasalnya RSUD Luwuk Banggai menyatakan siap sebagaimana dikutip dari laman web obormatindok.com terkait penanganan pasien Covid-19, “iya, sudah siap”, ungkap dr. Yusran Kepala RSUD Luwuk Banggai.

Warga Cemas Kabupaten Banggai Jadi Zona Merah

Tike salah satu warga Luwuk yang kesehariannya bekerja sebagai ojek mengaku merasa khawatir jika pasien positif Covid-19 asal Bangkep dirujuk ke BRSUD Luwuk Banggai, pasalnya hal tersebut akan mengubah Kab. Banggai yang tadinya Zona Kuning menjadi Zona Merah.




“Bikin khawatir, bagusnya dirujuk ke Palu yang jelas-jelas Zona Merah, yang Luwuk tetap pertahankan hijau, orang dari luar kota ini yang bikin masuk virus” , ungkap Tike kepada Luwuk Today menanggapi kabar Orang Tanpa Gejala (OTG) yang positif Covid-19 asal Bangkep yang viral di medsos akan dibawa ke RSUD Luwuk.

Catatan : Isi berita telah mengalami perubahan dengan menghilangkan identitas OTG yang telah lebih dahulu tersebar di media sosial sebelum berita ini dimuat.

Related Articles

3 Comments

  1. Admin mohon gambar data identitas pasien bisa dihapus karena melanggar UU dan akan dikenakan pidana 2 tahun penjara dan denda 10 juta. Terima Kasih

  2. Pendapat,,, Menurut saya kita tidak bisa menolak pasien positif untuk di isolasi di RSUD luwuk karena RSUD luwuk juga salah satu RS rujukan dan mau tidak mau harus menerima jika ada rujukan dan kita harus percaya RSUD luwuk sudah mempersiapkan mekanisme untuk penangan ODP, PDP Dan Positif Covid-19.

  3. kayaknya kesadaran masyarakat tentang covid masih minim. buktinya surat edaran bupati tentang ibadah di rumah saja belum di laksanakan masih banyak masjid, gereja dan tempat ibadah lain menggelar ibadah berjamaah secara sembunyi-sembunyi dengan cara menutup pintu tempat ibadah. kebanyakan justru pemuka agamanya yang memerintahkan masyarakat untuk tetap beribadah berjamaah. mungkin aparat pemerintah dari kabupaten perlu mengadakan sidak ke tempat-tempat ibadah. jangan sampai ada penularan di salah satu tempat ibadah kemudian menjadi penyebab saling menyalahkan antar umat beragama yang berujung pada konflik antar agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close