BeritaNasionalPKSPolitik

Rakornas PKS 2019 Hasilkan Enam Keputusan Strategis

Foto Sekjen PKS Mustafa Kamal saat menyampaikan hasil Rakornas PKS 2019, Sabtu (16/11/2019)
Sekjen PKS Mustafa Kamal saat menyampaikan hasil Rakornas PKS 2019, Sabtu (16/11/2019). Foto: Net

Luwuk.today, Jakarta– Rapat Koordinasi Nasional  Partai Keadilan Sejahtera (Rakornas PKS 2019) yang digelar di Hotel Bidakara sejak Kamis (14/11/2019) hingga Sabtu (16/11/2019) menghasilkan enam keputusan strategis terkait komitmen perjuangan partai dan situasi bangsa saat ini.

Keenam rekomendasi rakornas yang dihadiri unsur Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) dan Pimpinan DPW PKS se-Indonesia itu dibacakan Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal pada penutupan rakornas, Sabtu (16/11/2019).

Pertama, berkomitmen untuk berjuang di luar pemerintahan dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sikap politik ini, kata Mustafa, dilandasi pemikiran bahwa PKS berkomitmen untuk menjaga etika kepantasan dalam berdemokrasi.

“merawat demokrasi agar tetap sehat dan berjalan di atas rel yang benar dengan memperkuat fungsi check and balances, serta menjadi penyambung lidah rakyat Indonesia,” ujar Mustafa.

Kedua, berkomitmen untuk memperjuangkan terealisasinya janji-janji politik PKS pada pemilu 2019 yakni (1) membebaskan pajak sepeda motor ber-cc kecil; (2) SIM berlaku sekali seumur hidup; (3) membebaskan pajak penghasilan untuk masyarakat yang berpenghasilan kurang dari 8 juta rupiah; dan (4) memperjuangkan RUU Perlindungan Ulama, Tokoh Agama dan Simbol Agama-Agama, dan kebijakan publik strategis prioritas lainnya, bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa;

Ketiga, berkomitmen terus menjaga dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai konsensus-konsensus dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

PKS  menegaskan, tidak ada tempat bagi separatisme, komunisme, radikalisme, terorisme, dan seluruh ideologi yang bertentangan dengan konsensus-konsensus dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Dalam hubungan dengan ini, Partai Keadilan Sejahtera mendeklarasikan Sekolah Cinta Indonesia, yang diperuntukkan bagi Anggota Partai dan Masyarakat Umum, yang diselenggarakan di kantor-kantor partai, dari pusat sampai ke daerah,” papar politisi asal Palembang ini.

Keempat, menjadikan tahun 2020 sebagai Tahun Rekrutmen Anggota Baru Partai secara terbuka kepada masyarakat yang ingin bergabung bersama PKS di seluruh kantor-kantor PKS di seluruh Indonesia.

PKS berkomitmen untuk menjadi partai pelopor dalam melayani, memberdayakan dan membela kepentingan rakyat Indonesia tanpa membedakan-bedakan latar belakang suku, agama, ras, adat dan pilihan politiknya.

“Rakornas 2019 mengukuhkan PKS sebagai partai kader yang berbasis massa yang terbuka terhadap bergabungnya tokoh-tokoh bangsa dengan membentuk Dewan Pakar dan/atau Dewan Kehormatan dari tingkat pusat sampai dengan kabupaten/kota,” paparnya.

Kelima, PKS berkomitmen memenangkan kompetisi Pilkada 2020 dengan cara bermartabat dan penuh keberkahan, menolak segala bentuk politik uang, ujaran kebencian, berita bohong, politisasi SARA, intervensi aparat dan pemerintah, dan segala bentuk kecurangan dan pelanggaran baik yang bersifat yuridis maupun etis.

“PKS mencanangkan target pemenangan 60 persen Pilkada serentak di 270 kabupaten/kota pada 2020 dan siap bekerjasama dengan seluruh partai politik dan elemen masyarakat guna mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia,” jelasnya.

Keenam, memperkuat sistem organisasi Partai melalui good party governance untuk mengukuhkan pelayanan kepada rakyat, dengan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia Partai agar memiliki kapasitas, kualitas dan komitmen yang lebih baik. []

Sumber: Rilis

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close