BPJS Kesehatan

Ikuti Rakor Program JKN Tahun 2021, Bupati Herwin : Ini Empat Syarat Penerima Bantuan BPJS Gratis

Luwuk Today, Bupati Dr. Ir. H. Herwin Yatim, MM di dampingi Wakil Bupati Banggai Drs. H. Mustar Labolo, M.Pd dan Sekretaris Daerah Kab. Banggai Ir. Abdullah Ali, M.Si, Rabu, (6/1/2021) mengikuti Rapat Koordinasi Pendataan Penduduk dan Perangkat Desa Dalam Program JKN BPJS Kesehatan Tahun 2021, bertempat di ruang rapat umum kantor Bupati Banggai.

Turut hadir Kadis PMD Kab. Banggai, Kadis Kesehatan, sekdis PMD, Kepala Bidang Perluasan Pengawasan dan Pemeriksaan Kartu Peserta BPJS Cabang Luwuk bersama staf, Para Kabag di lingkungan SETDA Bangggai, para Camat dan Lurah/kades se kab. Banggai, ketua forum desa serta seluruh peserta mengikuti secara virtual.

Dalam sambutannya Bupati Banggai menyampaikan bahwa presiden RI akan menyalurkan vaksin di masing-masing daerah, dan yang pertama kali yang akan di vaksinasi adalah Presiden RI dan para mentri serta pejabat-pejabat tinggi Negara lainnya pada tanggal 14 Januari 2021.

Bupati meminta kepada para Pimpinan Wilayah baik Camat ataupun Kepala Desa agar memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa vaksinasi ini sangat penting sehingga seluruh lapisan masyarakat harus divaksinasi.

Selanjutnya Bupati Mengatakan Target Pemerintah Daerah sesuai dengan dana yang telah disediakan sebanyak 33 M menargetkan sebanyak 104.000 Orang di tahun ini harus mendapat JKN BPJS Gratis dengan anggaran APBD.

Bupati mengajak para Camat, Kades/Lurah agar secepatnya bekerja dalam waktu secepatnya 3 hari mendatang atau paling lambat 1 minggu untuk segera menyusun daftar nama masyarakat yang berhak menjadi peserta BPJS.

“Saya ingin secepatnya agar Camat/Lurah/Kepala Desa untuk menyeleksi secara benar-benar, agar didata, memilah mana masyarakat yang layak dan tidak layak menerima BPJS agar tidak di masukan dalam daftar penerima bantuan BPJS gratis. Masyarakat yang layak menjadi peserta BPJS ialah masyarakat yang memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku,” terang Bupati Banggai H. Herwin Yatim.

Prioritas Utama yang layak menjadi peserta BPJS adalah:

  1. Masyarakat yang miskin atau kurang mampu,
  2. Masyarakat yang mempunyai penyakit kronis, hipertensi, atau masyarakat yang setiap bulan harus berobat atau cuci darah,
  3. Ibu hamil dan anak balita,
  4. Para Lansia,

Bupati meminta agar dinas Kesehatan, PMD, dan Capil untuk bekerjasama segera menyelesaikan verifikasi data sebagaimana usulan-usulan dari para Camat dan Forum Kades serta Lurah. Menyelesaikan verifikasi data sebagaimana yang menjadi keluhan masyarakat.

Bupati juga menegaskan kepada Peserta Rakor mengenai mengapa pemda tidak menandatangani MOU karna beberapa alasan yang telah saya sampaikan tadi. “Tolong sampaikan kepada media bahwa Pemerintah daerah bukan tidak mau membayar iuran BPJS, tetapi Pemerintah Kabupaten Banggai sesuai dengan predikatnya yang sudah diterima saat ini sangat hati-hati. Pemerintah memastikan bahwa penerima iuran BPJS ini adalah mereka yang benar-benar layak menerima bantuan asuransi BPJS. Karna banyak masyarakat yang tidak layak menerima iuran masih tercover sebagai peserta seperti mereka masyarakat dengan kategori mampu namun masih menggunakan kartu iuran gratis dari pemerintah. Oleh karna itu Pemda sangat berhati-hati agar iuran ini tepat sasaran kepada yang berhak menerimanya”, tegas Bupati Banggai.

Pada kesempatan lain Wakil Bupati Banggai H. Mustar labolo Menambahkan “Pemerintah meminta, di tahun ini seluruh masyarakat miskin kita agar segera tercover menerima BPJS, agar tidak ada keluhan dari masyarakat kita yang kurang mampu untuk berobat secara gratis. Prioritas utama kita adalah masyarat miskin harus benar-benar tercover menjadi peserta BPJS secara menyeluruh, merata di setiap Desa-Desa di Kab. Banggai” jelas Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo.

Baca Juga : Bupati Herwin Ikuti Rakor Kesiapan Vaksinasi Covid-19 Bersama Mendagri Secara Virtual

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button