Opini

Agama Islam Sangat Perhatian dengan Urusan Politik

Luwuk.today, Islam adalah agama yang lengkap atau syamil. Semua telah diatur dalam Islam, dari yang kecil sampai besar. Tidak terkecuali adalah urusan politik. Bahwa Islam adalah agama yang sempurna, ini harus menjadi keyakinan yang kuat dan dipahami dengan baik bagi setiap muslim.

Politik adalah salah satu urusan yang sangat diperhatikan dalan Islam. Urusan kecil saja diatur dalam agama Islam, apalagi yang besar. Urusan untuk kemaslahatan individu saja diatur, apalagi urusan yang menyangkut kemaslahatan umat bahkan kesaelamatan umat manusia seluruhnya.

Al Qur’an dan hadits sendiri penuh dengan ajaran politik. Politik disini baik yang menyangkut bagaimana cara memperoleh, menjalankan, maupun pergantian kekuasaan. Bahkan porsi bahsan politik dalam Al Qur’an lebih banyak bila dibandingkan bahasan kaifiyah sholat.

Bukan berarti sholat tidak lebih penting, tidak. Sholat itu berkaitan dengan ibadah personal. Sedangkan politik itu berkaitan dengan kemaslahatan bersama.

Fungsi politik menurut Islam adalah untuk mengatur urusan-urusan duniawi sehingga tercapai kemaslahatan, serta memastikan agar ajaran agama tetap bisa dijalankan secara maksimal. Dalam lafadz arab disebutkan ‘siyasatud dunya wahirasatud din’.

Islam dan politik adalah hal yang tidak bisa terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena di dalamnya terdapat maslahat dalam kehidupan seorang muslim dan Islam telah mengatur hal tersebut.

Hal ini adalah keistimewaan ajaran Islam, karena sesuai dengan hajat manusia. Karena jika Islam tidak perhatian, maka bagaimana Nasib kita sebagai Muslimin dalam hidup berbangsa dan bernegara. Maka sangat aneh jika ada yang mengatakan bahwa Islam tidak berpolitik. Padahal, urusan-urusan kecil dalam kehidupan kita, seperti bangun tidur dan masuk wc itu di atur dengan jelas di dalam Islam.

Kita berharap menjadi bangsa dan negara yang meraih ridha Allah subhanahu wata’ala. Makanya Islam sangat memberikan perhatian yang besar dalam hal politik baik dari Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi termasuk dalam kehidupan Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

Disampaikan oleh KH Dr. Muhammad Zaitun rasmin dalam khutbah Jum’at di Masjid Nurul Iman, Mercu Buana, Jakarta pada tahun 2017.

Zaitun Rasmin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button